Header AD

header ads

[Video] Ustadz Imam Mudzakir, Lc. - Membangun Ekonomi Ummat

Ekonomi dalam masyarakat Islam merupakan pilar berikutnya setelah ibadah. Allah swt. menggandeng perintah shalat dengan perintah zakat, yang merupakan ukuran dari kesuksesan ekonomi.
Sedemikian pentingnya persoalan zakat yang merupakan ukuran sekaligus bahan utama pemberdayaan ekonomi umat, Khalifah Abu Bakar Assidiq memerangi kelompok umat Islam yang ingkar bayar zakat.
Sejarah pun mencatat, setelah membangun masjid dan mempersatukan Anshar dan Muhajirin, Rasulullah saw. membangun pasar muslim di Madinah.
Part 1 : Kajian Tafsir : Membangun Ekonomi Ummat (Ustadz Imam Mudzakir, Lc.)





Part 2 : Kajian Tafsir : Membangun Ekonomi Ummat (Ustadz Imam Mudzakir, Lc.)




“Ini pasarmu, tidak boleh dipersempit (dengan membangunan bangunan baru) dan tidak boleh ada pajak di dalamnya.” (HR. Ibnu Majah)
Lokasi pasar yang hanya beberapa rumah dari Masjid Nabawi itu luasnya mencapai sekitar lima hektar. Tidak terlalu dekat, dan tidak terlalu jauh.
Perhatian Rasulullah saw. terhadap pentingnya pasar ini sekaligus sebagai bukti bahwa Islam memiliki syariat tersendiri tentang ekonomi. Dan penegakan syariat itu merupakan wujud penegakan ekonomi umat Islam.
Selama ini, pasar di Madinah hanya ada di kawasan Yahudi. Mereka begitu dominan, mulai dari stok barang hingga permainan harga. Tidak heran jika ketergantungan penduduk Madinah terhadap peran ekonomi Yahudi saat itu begitu besar.
Setelah Islam datang, dominasi ekonomi Yahudi di Madinah itu lambat laun menyusut dan akhirnya hilang. Peran Yahudi dalam politik dan keamanan di Madinah pun akhirnya ikut menyusut seiring menyusutnya peran mereka dalam ekonomi.
Bahasan Utama kali ini mencoba untuk membahas soal ekonomi umat yang selama ini terpinggirkan itu. Di mana umat Islam begitu sangat miskin dan menjadi tak berdaya di negerinya sendiri, Indonesia. (mh/foto: bisnisfun.com)

[Video] Ustadz Imam Mudzakir, Lc. - Membangun Ekonomi Ummat [Video] Ustadz Imam Mudzakir, Lc. - Membangun Ekonomi Ummat Reviewed by KAJIAN TAFSIR on 6:46 AM Rating: 5

No comments

Post AD

home ads