Header AD

header ads

NIKMAT YANG TERLALAIKAN Oleh Ustadz Ismed (Guru Kuttab Al Fatih Jakarta Timur)


Kabar Ummat - Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam telah menganjurkan kepada umatnya untuk menjaga kesehatan dan salah satu nikmat yang sering terlalaikan oleh manusia adalah kesehatan dan waktu luang. Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam haditsnya :

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

” dua nikmat yang kebanyakan dari manusia lalai terhadapnya : kesehatan dan waktu luang ” (HR. Bukhori)

Namun sebagian besar kaum muslimin lebih memilih untuk hidup dengan dengan pola makan, minum, dan hidup semaunya serta mengabaikan pola hidup sehat yang telah digariskan oleh Baginda nabiyyullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

Kesehatan merupakan idaman bagi seluruh insan, tetapi terkadang fitrah manusia lebih cenderung untuk menuruti hawa nafsunya, termasuk menjajakan perut dengan berbagai hidangan yang kurang sehat.

Ada sebuah perbincangan iman yang menarik mengenai kesehatan dengan anak anak kuttab Qonuni 2a

Ustadz : nak sebetulnya apakah manfaat kesehatan itu ?

Santri 1 : bisa beribadah dengan tenang ustadz!

Santri 2 : bisa menggunakan waktu untuk menghafal quran dengan nyaman ustadz!

Santri 3 : bisa konsentrasi ketika belajar iman ustadz!

Santri 4 : bisa menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat ustadz!

Ustadz : masyaAllah nak, ternyata luar biasa ya manfaat kesehatan buat kita sebagai hambaNya yang beriman. Nah kalau td ustadz sudah bertanya tentang manfaat kesehatan, sekarang adakah manfaat sakit bagi kita ?

Santri 1 : menjadikan kita semakin ingat sama Allah ustadz!

Santri 2 : jadi banyak berdzikir ustadz!

Santri 3 : bisa menggugurkan dosa-dosa kita ustadz!

Santri 4 : kita jadi sadar ustadz akan pentingnya nikmat sehat!

Ustadz : masyaAllah ternyata selain kesehatan, sakitpun juga memiliki banyak manfaat ya nak?

Begitulah nak, ibarat orang yang sedang menggali sumur lalu dijatuhkan dari atas uang 1 juta rupiah kemanakah dia pertama kali memandang nak ?

Santri-santri : pasti diambil duitnya dulu lah ustadz!

Ustadz : nah seandainya dijatuhin dari atas batu kerikil kemanakah dia pertama kali memandang nak ?

Santri-santri : mesti melihat keatas ustadz.

Ustadz : begitulah permisalan orang yang diberi kenikmatan, termasuk nikmat sehat, mereka banyak lalai dan lupa dengan siapa yang memberikan nikmat tersebut, namun ketika musibah sedang menimpa maka kebanyakan mereka baru tersadar akan nikmat tersebut dan mereka baru ingat kepada Allah ta’ala.

Dahulu ketika sahabat Rasulullah abu darda sedang ditimpa rasa sakit hingga akhirnya para sahabat pun datang membezuknya lalu para sahabat yang datang bertanya kepada abu darda : ” rasa sakit apa yang kamu rasakan sahabatku ?”. Lalu abu darda pun menjawab : ” dosaku “. Kemudian para sahabatnya pun bertanya kembali kepadanya : ” lalu apa yang kamu inginkan wahai abu darda ?”. Abu darda pun menjawab : ” surga “.

Itulah sedikit gambaran dari kehidupan para sahabat Radhiyallahu ‘anhum ajma’iin. Ketika mereka sedang sehat mereka menggunakan waktu-waktunya untuk beribadah kepada Allah ta’ala dan ketika mereka sedang sakit bertambah lah keimanannya.

Baarakallah fiikum, semoga kita bisa mengikuti jejak para sahabat rasulullah dan yang hari diberikan kesehatan semoga dimudahkan langkahnya untuk menapaki jalan bersama Allah ta’ala.

Dan yang hari ini sedang ditimpa rasa sakit semoga Allah tambahkan iman di hatinya, dan rasa sakitnya menjadi penggugur dosa-dosanya.










Foto Penulis
Sumber : http://kuttabalfatih.com/nikmat-yang-terlalaikan/

NIKMAT YANG TERLALAIKAN Oleh Ustadz Ismed (Guru Kuttab Al Fatih Jakarta Timur) NIKMAT YANG TERLALAIKAN Oleh Ustadz Ismed (Guru Kuttab Al Fatih Jakarta Timur) Reviewed by KAJIAN TAFSIR on 7:40 PM Rating: 5

No comments

Post AD

home ads