Header AD

header ads

Elektabilitas Ahok Kalah, Politik Sembako Faktor Kesalahannya

Google Image

eraummat.com - Adapun dugaan elektabilitas Ahok turun karena mencuatnya kasus politik sembako yang diarahkan pada Basuki-Djarot, hal tersebut menjadi faktor dominan berkurangnya suara. 

Lembaga survei Indomatrik menempatkan pasangan nomor urut tiga tersebut dalam hitung cepat dengan mencapai perolehan dukungan 60,23 persen. Sementara pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) 39,77 persen. Enam wilayah DKI Jakarta semuanya dikuasai Anies-Sandi.

Menurutnya, kekalahan Ahok pada putaran kedua ini sangat dipengaruhi oleh kondisi politik di saat-saat terakhir yakni pada masa tenang sebelum pemungutan suara. Salah satu faktor adalah aksi bagi-bagi sembako yang beredar banyak di media sosial dan youtube oleh tim sukses yang membuat masyarakat antipati terhadap Ahok-Djarot.

"Kemenangan Anies-Sandi dipicu juga oleh gerakan politik sembako oleh Ahok-Djarot yang ternyata salah sasaran, karena dilakukan di kantong-kantong suara yang mereka sebenarnya unggul di putaran pertama. Masyarakat antipati, Ahok-Djarot bikin gaduh dengan memberikan sembako di masa tenang.

Gerakan sembako tersebut tergolong dalam kategori politik uang. Di samping permasalahan pribadi Ahok yang berstatus terdakwa kasus penistaan agama, ditambah komunikasi publik yang sangat buruk. mencoloknya pembelaan pemerintah terhadap terdakwa ahok.

"Aspek-aspek sosial ini sangat berpengaruh terhadap sikap pemilih di Jakarta," katanya.

Kendati sudah menempatkan Anies-Sandi unggul dalam quick count, menurut Husin, pemenang sesungguhnya akan ditentukan oleh hasil penghitungan resmi KPU DKI Jakarta.

"Hasil quick count ini menunjukkan mereka (Anies-Sandi) unggul. semoga kemenangan nyata sempai dengan pengumuman resmi dari KPU DKI Jakarta. [rmol]
Elektabilitas Ahok Kalah, Politik Sembako Faktor Kesalahannya Elektabilitas Ahok Kalah, Politik Sembako Faktor Kesalahannya Reviewed by ERA UMAT on 8:27 AM Rating: 5

No comments

Post AD

home ads