Header AD

header ads

2018, Qualcomm Layar Ponsel Kini Bisa Jadi Sensor Sidik Jari

.
Ponsel dengan layar panjang aspek rasio 18:9 mulai bermunculan di tahun 2017 ini. Tetapi ada satu hal yang ganjil dari desainnya, yaitu keberadaan sensor sidik jari yang ditempatkan di punggung ponsel. Banyak orang menyayangkan hal ini, seharusnya sensor sidik jari itu ditempatkan pada bagian layar, namun tiada ruang untuk menempatkan sensor sidik jari kapasitif karena unit layar sudah memenuhi 80 persen muka ponsel.

Penantian atas kehadiran sensor sidik jari di layar ini akan segera jadi kenyataan, dan Qualcomm adalah pihak yang berusaha keras untuk membawanya ke pasar. Di ajang pameran teknologi Mobile World Congress Shanghai (MWCS) 2017, Rabu (28/6), Qualcomm mengumumkan mereka akan memasok pemindai sidik jari futuristik yang bisa diimplementasikan pada permukaan layar, logam, sampai dengan kaca. Ia dijanjikan hadir pada 2018.


Desain sensor sidik jari terbaru dari Qualcomm menggunakan metode deteksi sidik jari ultrasonik. Ini sangat berbeda dengan sensor sidik jari sebelumnya yang mengandalkan teknologi kapasitif. Pemindai sidik jari berbasis ultrasonik akan membuat panel layar, logam, bahkan kaca, lebih mudah untuk membaca sidik jari.

Teknologi ini dijanjikan Qualcomm bisa bekerja pada panel layar OLED (Organic Light-Emitting Diode) dengan ketebalan maksimal 1200 μm, yang berarti besar kemungkinan panel layar LCD tidak dapat mengimplementasikannya. Sementara kehadiran teknologi pemindai ini di logam dan kaca, memungkinkan dia diletakkan di bagian belakang ponsel.

Bukan cuma sidik jari, teknologi pemindai berbasis ultrasonik di panel layar yang digarap Qualcomm, juga dapat mendeteksi detak jantung dan aliran darah. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh pemindai sidik jari kapasitif yang, mungkin sebentar lagi akan usang dimakan zaman.

CEO Qualcomm Steve Mollenkopf, menegaskan teknologi ultrasonik yang dibawa oleh pihaknya akan membuat layar dapat membaca sidik jari sekalipun perangkat sedang berada di air. "Pengguna bisa membuka kunci ponsel dengan memindai sidik jari di layar. Hal ini juga bisa dilakukan di dalam air," kata Mollenkopf dalam sesi keynote MWCS 2017 di Shanghai, China.

Teknologi ini, yang diberi nama Qualcomm Fingerprint Sensors, disebut Qualcomm tidak hanya kompatibel dengan prosesor Snapdragon seri premium, karena ia juga akan diintegrasikan ke prosesor Snapdragon 630 dan 660 yang notabene dirancang untuk perangkat kelas menengah.

Sumber : kumparan
2018, Qualcomm Layar Ponsel Kini Bisa Jadi Sensor Sidik Jari 2018, Qualcomm Layar Ponsel Kini Bisa Jadi Sensor Sidik Jari Reviewed by ERA UMAT on 3:11 PM Rating: 5

No comments

Post AD

home ads