Header AD

header ads

Insyaallah Idul Adha 1438 H Jatuh 1 September 2017 |eraummat.com|

Insya Allah Iedul Adha (10 Dzulhijjah) tahun ini jatuh pada tanggal 1 September 2017.


Oleh karena itu, jangan lewatkan Saudaraku tanggal 23 Agustus sampai 1 September 2017 mengajak semua yang kita kenal untuk ber-amal sebanyak-banyaknya.
Dan diantara amal-2 baik yang bisa kita optimalkan di hari-2 tersebut adalah sebagai berikut :

1. Puasa 9 hari di awal Dzulhijjah atau minimal 1 hari di tanggal 9 Dzulhijjah.

Dari istri beliau kertutur :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya_, …”(HR. Abu Daud)

Manfaatkan tanggal 23 Agustus sampai 31 Agustus 2017 dengan puasa, jika mampu,kalau tidak bisa sembilan hari, bisa lebih sedikit jumlahnya, atau minimal jangan pernah untuk tidak ber-puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu puasa Arofah.

2. Memperbanyak untuk membaca takbir, tahlil dan tahmid, mulai tanggal 1 s/d tanggal 13 Dzulhijjah

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :
فأكثروا فيهن التهليل و التكبير و التحميد
"Maka perbanyaklah pada hari-2 itu untuk membaca tahlil, takbir dan tahmid. (HR. Ahmad)

3. Memberi berbuka untuk orang yang berpuasa.

4. Membaca alquran, jika mampu, usahakan sampai khatam 30 juz dalam periode 10 hari.

5. Dan mengoptimalkan untuk melakukan segala kebaikan ;

Jihad, dzikir, do'a, infaq, silaturrahim dan yang lainnya serta men-jauhi segala bentuk kemungkaran

6. Pada tanggal 10 dzulhijah melakukan shalat 'Id Al Ad-ha dan mendengarkan khutbah dg seksama.

7. Ber-qurban dengan minimal 1 ekor kambing، bagi yg mampu.

8. Puncak dari semua Amal sholeh yang paling utama dalam periode ini adalah melaksanakan ibadah haji dan Umroh.

Jadwal puasa DZULHIJAH
SUNAH BERPUASA DI 10 AWAL DZULHIJAH
  • Rabu, 1 Dzulhijah 1438 H -- Selasa, 7 Dzulhijjah 1438 H /
  • Rabu, 23 Agustus 2017 -- Selasa, 29 Agustus 2017 : puasa bulan dzulhijjah
  • Rabu, 08 Dzulhijah 1438 / Rabu, 30 Agustus 2017 : puasa tarwiyah
  • Kamis, 09 Dzulhijjah 1438 / Kamis, 31 Agustus 2017 : puasa arofah
  • Jum'at, 10 Dzulhijjah 1437 / Jum'at , 01 September 2017 : Idul adha ( haram puasa )
  • Sabtu, Minggu, senin , 11, 12, 13 Dzulhijjah 1438 / Sabtu, minggu, senin, 02, 03, 04 September 2017 : *Hari Tasrik* ( Harom puasa)


Niat puasa
🍃Lafadz Niat Puasa Tarwiyah🍃
نويت صوم ترويه سنة لله تعالى
Bahasa Latin: Nawaitu shauma tarwiyah, sunnatal lillahi ta'ala
Terjemahan: "Saya niat puasa tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala"

🍃Lafadz niat puasa arafah🍃
نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
Bahasa Latin: Nawaitu shauma arafah, sunnatal lillahi ta'ala
Terjemahan: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta'ala"

NB :
JIKA TIDAK BISA MEMBACA NIAT TEKS ARAB, BOLEH PAKAI LATIN, JIKA TIDAK BISA BOLEH PAKAI BAHASA YANG ANTUM PAHAMI.
BAHASA JAWA PRANCIS HONG KONG JUGA BOLEH DAN SYAH, SEBAB ALLOH MENGETAHUI TIAP MAKSUD DAN TIAP AMALAN DI NILAI DARI NIATNYA
.
KEUTAMAAN PUASA AROFAH

Oleh : Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)
Sebentar lagi kita akan memasuki hari agung dan mulia yaitu Hari Arofah. Hari yang dipilih oleh Allah sebagai hari yang penuh dengan amalan-amalan ibadah di dalamnya. Bagi orang yang haji mereka melakukan wukuf di Padang Arofah dan bagi yang diluar atau bagi orang yang tidak melaksanakan ibadah haji disunnahkan untuk melakukan puasa di Hari Arofah. Secara umum di sepuluh awal Dzulhijjah disunnahkan kita untuk meningkatkan amalan-amalan yang sunnah yang biasa dilakukan di hari-hari yang lain. Lebih khusus lagi di Hari Arofah yaitu hari ke-9 Dzulhijjah.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Abu Daud Rasulullah saw bersabda :
عن ابن عباس -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام) -يعني أيام العشر- قالوا: يا رسول الله، ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: (ولا الجهاد في سبيل الله، إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك بشيء)>
رواه أبو داود (2438) والترمذي (757)
Diriwayatkan oleh Abu Daud , dari Ibnu 'Abbas bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : “ Tidak ada hari untuk beramal shalih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi dari pada hari-hari ini (Sepuluh hari awal dari bulan Dzulhijjah). Mereka bertanya : Ya Rasulullah, pakah jihad fi sabilillah tidak bias menyamainya? Beliau menjawab : Jihad fi sabilillah tidak bias menyamainya, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun".

Berpuasa adalah sebaik-baik amalan yang bisa dilakukan seorang hamba. Maka hendaknya kita rajin berpuasa di hari-hari seperti itu kemudian puncaknya adalah di hari arofah yang Nabi saw menyebutkan dalam hadits yang diriwayatkan imam muslim :

صيام يوم عرفه أحتسب على الله أنه يكفر السنة التي قبله والسنة التي بعده ) رواه مسلم(
Aku berharap kepada Allah semoga dengan Puasa Arofah Allah akan mengampuni dosa yang lalu dan dosa yang akan datang.

Ini menunjukkan begitu pentingnya dan agungnya hari arofah. Disamping pahalanya besar akan tetapi juga menjadi sebab dosa kita diampuni oleh Allah SWT.

Kemudian yang harus kita ketahui juga bahwasanya, puasa arofah ini disunahkan bagi orang yang tidak melaksanakan ibadah haji. Adapun bagi orang yang melaksanakan ibadah haji disunnahkan bagi mereka dianjurkan dan dihimbau untuk memperbanyak dzikir memohon kepada Allah SWT di arofah kemudian bagi siapapun baik yang berada dipadang arofah atau yang diluar padang Arofah selain berpuasa hendaknya di hari arofah ini memperbanyak bersedekah, silaturrahmi terlebih lagi berdzikir kepada Allah SWT. Seperti disebutkan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal :

روى أحمد عن ابن عمر مرفوعاً :ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه من العمل فيهن من هذه الأيام العشر فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد.

“Tidak ada hari yang lebih agung di hadapan Allah dan lebih dicintai oleh Allah melebihi dari pada hari-hari 10 awal dzulhijjah ini. Maka perbanyaklah di hari-hari tersebut dari takbir , tahlil dan tahmid”

Dzikir tersebut yang selama ini kita kenal dengan takbir :
اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ - اَللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ اَللهُ أَكْبَرُ ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Bagi orang yang ingin berpuasa di Hari Arofah atau di hari selainnya bagi yang masih hutang. Disini banyak Ulama berbeda pendapat. Menurut Imam Abu Hanifah bagi orang yang mempunyai utang yang utangnya adalah karena udzur seperti sakit, berpergian atau udzur-udzur yang menjadikan dia boleh berbuka puasa kemudian dia memasuki hari yang disunnahkan untuk berpuasa seperti hari arofah. Menurut madzhab imam abu hanifah orang tersebut tetap disunnahkan berpuasa dan tidak ada makruh sama sekali.

Adapun menurut madzhab Imam Malik dan Imam Syafi’i bagi orang yang masih mempunyai hutang kemudian dia berpuasa sunnah maka hukumnya makruh. Hendaknya didahulukan membayar hutang puasa wajibnya terlebih dahulu sebelum berpuasa sunnah.
Akan tetapi disitu juga dijelaskan oleh para ulama madzhab Syafi’i yaitu di saat kita membayar hutang puasa wajib, cukup dengan niat puasa wajib saja disaat seperti itu Allah akan memberikan kita pahala sunnah juga. Itulah kemuran dari Allah SWT akan tetapi dengan catatan tidak boleh digabungkan niat antara puasa sunnah dengan niat puasa wajib untuk mengqodho’ tadi, akan tetapi cukup dengan niat fardhu maka pahala sunnah akan didapat. Jika menggabungkan niat puasa sunnah dengan niat hutang puasa wajib puasanya menjadi tidak sah.

Jika menggabungkan puasa sunnah dengan puasa sunnah hal itu diperbolehkan dan mendapatkan pahala sesuai yang diniatkan. Misalnya puasa Arofah bertepatan hari Senen lalu kita menggabung Puasa Senen dan Arafoh maka kita akan mendapatkan pahala dua-duanya . Adapun cara niat berpuasa Arofah adalah cukup kita melintaskan di hati “Aku berpuasa arofah” itu sudah sah dan lebih baik lagi jika dikuatkan dengan lisan kita. Mari di 10 awal Dzulhijjah ini khususnya 9 Dzulhijjah kita berlomba-lomba melakukan kebaikan dengan segala bentuk kebaikan.

Wallahu A’lam Bisshowab.
Insyaallah Idul Adha 1438 H Jatuh 1 September 2017 |eraummat.com| Insyaallah Idul Adha 1438 H Jatuh 1 September 2017 |eraummat.com| Reviewed by ERA UMAT on 9:04 PM Rating: 5

1 comment

Post AD

home ads